Islam adalah Agama Persatuan


Dalam sehari Allah mempertemukan kita, ummat islam sebanyak lima kali untuk menunaikan shalat berjamaah di masjid. Dengan shalat berjamaah penduduk suatu kampung akan saling bertemu dalam sehari sebanyak lima kali. Demikian pula pada hari jumat. Namun, kenyataan yang kita lihat, di masjid-masjid, pada waktu-waktu shalat sangat sedikit orang yang berjamaah, terlebih waktu subuh. Hal ini disebabkan rasa egois di antara kita. padahal Rasulullah SAW bersabda:

“orang-orang beriman layaknya suatu bangunan, sebagian mereka memperkuat sebagian yang lain.” (HR Muslim, Turmudzi)

Pada bulan ramadhan, seluruh ummat islam berpuasa selama 30 hari. Tidak membedakan si kaya dan si miskin, rakyat atau pejabat. di saat maghrib tiba, semuanya berbuka dan pagi harinya semua sahur. di musim haji, Allah kembali mempersatukan ummat islam selama 10 hari untuk menunaikan ibadah bersama dengan pakaian yang sama dan warna yang sama, dengan gerakan dan doa yang sama pula.

Jadi wajar saja jika agama Islam dinamakan agama persatuan. Demi Allah, seandainya sebuah negaradi dunia ingin membuat undang-undang, maka tidak ada yang lebih baik daripada agama islam.

Inilah agama kita. Oleh karena itu, kita harus melepas egoisme kita dan terus berbuat untuk kepentingan ummat. Seyogyanya kita menjadikan kepentingan ummat sebagai tujuan kita melebihi keluarga kita. Agama kita menganjurkan persatuan dan melarang sikap egoisme. namun kenyataannya kita terpecah dan malah membanggakan ego masing-masing.

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s