Satu Lagi tentang Freemason


Tanggal 2 Juli 2009 lalu, The New York Times mengulas sengketa organisasi freemason Amerika, sebuah organisasi persaudaraan internasional milik zionis-Yahudi. Pangkal sengketa itu adalah pengangkatan seorang anggota yang bukan putih (kulit hitam) sebagai petingginya. Bagi anggota freemason lain, pengangkatan Grand Master bukan dari kulit putih dianggap keluar dari tradisi.

Orang yang paling diributkan itu adalah pemuda bernama Victor Marshall (21), seorang laki-laki pemalu anggota cadangan militer angkatan darat AS.

Sebelum itu, tepatnya Mei 2008, penulis ternama Harun Yahya kembali dipenjara karena tekanan freemason. Menurutnya, freemason pusat berkirim surat ke markasnya di Turki untuk menanyakan bagaimana bias orang seperti Harun Yahya bebas berkeliaran.

Tidak banyak yang tahu — bahkan warga AS sendiri — tentang adanya pemerintah bayangan di AS yang konon kabarnya dihuni kelompok “pemuja setan” atau freemason. Misi besar mereka adalah menciptakan tatanan dunia baru atau new world order, sebuah misi yang sangat berbahaya. Sayang, sering kali Ummat Muslim menganggapnya sebagai ilusi.

Agenda tersembunyi dari freemason (sekte Yahudi-zionis) adalah menyiapkan dajjal untuk merusak dunia, hingga akhirnya mereka akan menguasai dunia sepenuhnya. Bagian dari tatanan dunia baru adalah menyebarkan virus-virus penyakit yang mematikan.

Saat ini 6 perusahaan media milik mereka telah menguasai 90 persen jaringan informasi dunia. Ini adalah menunjukkan upaya penguasaan jaringan media. Opini publik dunia saat ini di tangan mereka. Tidaklah mengherankan jika ada penggiringan atau propaganda tentang Islam adalah agama teroris yang wajib diperangi.
Selain itu, mereka telah menguasai ekonomi dunia. Hampir semua kebutuhan manusia di dunia diproduksi oleh mereka. Kelompok freemason ini telah berhasil membentuk pemerintah bayangan AS untuk menguasai sumur-sumur minyak di dunia dan keuangan dunia, meski melalui perang.

Indonesia pun tidak lepas dari sasaran mereka, beserta negara-negara dunia ketiga lainnya. Krisis ekonomi dunia gelombang kedua tahun lalu (2008) merupakan skenario mereka untuk menguasai dunia. Mereka sengaja menciptakan krisis ekonomi dengan harapan negara dunia ketiga tidak bisa bangkit, termasuk Indonesia.
Kita lihat sendiri, ketika Indonesia tengah berusaha bangkit dari keterpurukan akibat krisis 1997, dihantam lagi badai krisis 2008. Tetapi karena sepertinya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bagus, mereka melancarkan siasat lain dengan terror bom di hotel-hotel mereka sendiri. Ini sebuah konspirasi dan permainan mereka.

Bagi mereka, Indonesia adalah negara penting. Kelompok freemason tidak ingin umat Islam bersatu. Oleh karena itu, di Indonesia, setiap harinya ada sekitar enam puluh ribu intelijen suruhan mereka memecah belah umat Islam.

Mengenai new world order, mereka berkeinginan menciptakan satu pemerintahan dunia, satu pemimpin, satu negara baru, lalu membagi dunia ini menjadi sepuluh propinsi yang mematuhi segala kehendak mereka. Tatanan dunia baru ini menjadikan manusia di luar yahudi (goyim) sebagai kerbau-kerbau yang dicocok hidungnya, anjing-anjing suruhan dan budak-budak yang patuh pada perintah majikannya.

Baca lebih lengkap wawancara dengan Jerry Duane Gray di majalah Suara Hidayatullah Agustus 2009 Sya’ban 1430, hal 77.

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s