Adab Sebelum Tidur


Pada umumnya manusia tidur bagaikan mati. Fungsi-fungsi jiwanya bagaikan tidak bekerja. Tetapi bagi sebagian orang, tidur merupakan saat aktivitas spiritual yang justru meningkat. Sehingga ketika bangun, bukan hanya tubunya yang segar, tetapi juga jiwanya. Orang-orang sholih bahkan sering mendapat ilham (ruya al-haq) justru ketika sedang tidur.

Berikut ini beberapa etika agar tidur kita menjadi berkah:

  1. Tidur cepat

Menurut A’isyah RA, Rasulullah SAW selalu mulai tidur di awal malam. Kata A’isyah, ‘’Nabi SAW biasa tidur pada awal malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir, lalu beliau shalat.” (Muttafaq ‘Alaih)

Perlu diingat, dari Abu Barzah RA, ‘’Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum isya’ dan berbicang-bincang setelahnya.” (HR Bukhari)

  1. Dalam keadaan berwudhu

Rasulullah bersabda, ‘’apabila engkau mau tidur, berwudhulah seperti wudhu orang sholat.” (Muttafaq ‘Alaih)

  1. Berbaring di atas lambung kanan

‘’…kemudian tidurlah di atas bahumu sebelah kanan.” (Muttafaq ‘Alaih)

‘’Apabila Rasulullah telah berada di tempat tidurnya, beliau tidur di atas bahu sebelah kanannya.(HR Bukhari)

  1. Hindari posisi yang salah

Ya’ish bin Tikhfah al-Ghifari RA meriwayatkan dari ayahnya, ‘’Ayahku bercerita: ketika aku sedang tidur tengkurap di dalam masjid, tiba-tiba ada seorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya, seraya berkata, ‘’sesungguhnya ini adalah tidur yang dimurkai Allah.” Lalu aku pun melihat, ternyata dia adalah Rasulullah. (HR Abu Dawud)

  1. Membaca beberapa ayat

Dari ‘Aisyah RA, ia berkata, ‘’Apabila Rasulullah hendak tidur, beliau meniup kedua tangannya dan membaca muawidzat (al-Ikhlas, al-Falaq, an-Naas), lalu beliau mengusap badannya dengan kedua tangannya.” (Bukhari)

  1. Berdoa

‘Bismika Allahumma ahya wa amût [Dengan nama-mu ya Allah aku hidup dan aku mati] (Bukhari)

  1. Jika mipi buruk, terkejut atau takut

‘A’udzubikalimatillâhi tammâti min ghadhabihi wa’iqabihi wa syarri ‘ibadihi min hamazati al Syaithõni an yahdhurûn’ (riwayat Abu Dawud)

  1. Memeriksa tempat tidur

sabda Rasulullah: ‘’Apabila seorang di antara kamu hendak menempati ranjang hendaklan mengambil kainnya, memeriksa atasnya dan baca basmalah, karena kau tidak mengetahui apa yang ditinggalkan di tempat tidurnya sewaktu kau pergi.”

  1. Muhasabah

melakukan muhasabah (introspeksi / evaluasi diri) tentang apa yang dilakukannya selama ini baik perbuatan maupun perkataan untuk kemudian bertaubat, mohon ampunan atas segala kesalahan. Siapa tahu itu adalah tidur kita yang terakhir.

disadur dari Sahid

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s