Yahudi Motivator Kejahatan


Conspiracy
Conspiracy (Photo credit: Norte_it [Dario J Laganà])
Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” Al Baqoroh 120

Pendahuluan

Masalah yahudi dan zionisme adalah masalah dunia. Hampir setiap bangsa tersentuh kejahatannya. Oleh sebab itu membicarakan mengenai tingkah laku dan ulah yahudi dalam perjalanan umat manusia mengalami kesulitan yang amat sangat. Memang sifat ketertutupan yahudi merupakan trade mark yang unik sejak dahulu kala. Karenanya, mengankat tema pembicaraan tentang keyahudian memerlukan bahan acuan yang kaya akan bukti-bukti akurat yang telah teruji validitasnya.

Namun demikian, sejak sekitar satu setengah abad yang silam ada beberapa buku mengenai aktivitas yahudi yang sempat beredar, satu di antaranya adalah buku Konglomerat Rothschild, karya Demachy. Sayangnya, buku ini tak banyak disoroti orang, khususnya tentang keluarga Rothschild dari sisi politik. Padahal mereka ini yang pada hakikatnya 50% setidaknya yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah yang menimpa bangsa eropa sejak tahun 1770. masalah lain yang senada membeberkan ulah yahudi adalah berjudul Yahudi Internasional. Buku ini memaparkan kekuasaan yahudi atas Amerika dengan bahasa yang mudah dipahami.

Begitu pula mengenai dokumen rahasianya dalam Protokol Zionisme yang ditulis oleh Prof Nilus. Dalam kata pengantarnya ia berseru kepada bangsanya agar berhati-hati akan satu bahaya yang belum terjadi. Dengan seruan itu terbongkarlah niat jahat Yahudi dan huru-hara pun tak bisa dikendalikan lagi, di mana saat itu telah terbantai lebih kurang 10.000 orang yahudi. Theodore Herzl, tokoh zionis internasional berteriak geram atas terbongkarnya protokolat mereka yang rahasia itu, karena tercuri dari pusat penyimpanannya yang dirahasiakan.

Di samping itu beraneka ragam perangkap zionisme yang disebarluaskan dedengkot-dedengkot yahudi melalui gerakan terselubungnya, freemasonry, rotary club, international women club, maupun gerakan-gerakan destruksi lainnya yang itu semua merupakan rekayasa bangsa yahudi.

Maka pada tahun 1903 Theodore Herzl mengadakan kongres zionis. Dalam kongres itu dia mengajak memerangi semua agama kecuali yahudi guna membuka jalannya rencana-rencana jahat melalui gerakannya yang amat tenar di dunia, yakni freemasonry. Untuk itu, mereka yang berotak tengik itu menyusun program sedemikian rupa dengan menempuh cara:

  1. memperbanyak berdirinya organisasi-organisasi yang tujuannya sejalan dengan freemason, tetapi dengan nama yang berbeda.
  2. Mempersempit peranan agama pada batas-batas ibadah dan selanjutnya menghancurkan sama sekali.
  3. Menyusupkan anggota freemason di kalangan tokoh-tokoh agama lain (non yahudi) dan mendirikan organisasi-organisasi baru sebagai alat untuk menguasai agama-agama tersebut.

Kelicikan dan tipu daya yahudi memang amat halus, entah bagaimana bangsa yahudi selalu berada di balik layar setiap kejahatan. Bahkan mereka penyulut utamanya, atau dengan redaksi lain merekalah sebenarnya yang merupakan motivator dari satu makar beralih kepada makar yang lain hingga umat manusia mau tunduk dan mengikuti kemauannya. Itulah akhir yang hendak mereka gapai, yang selanjutnya hanya bangsa yahudi sajalah yang pantas berkuasa di muka bumi sebagai tuan-tuan yang dimuliakan.

Beberapa hal di atas kiranya perlu untuk kita telaah. Nah, dari permasalahan itu pula penulis mencoba mengetengahkan ulah yahudi dulu, sekarang dan masa mendatang. Dan penulis sengaja merujuk kepada ketiga buku yang dianggap sebagai buku acuan yang relevan, yaitu: Yahudi Menggenggam Dunia, tulisan William G Carr, Bahaya Zionisme terhadap Dunia Islam, hasil karya Dr Majid Kailany, dan buku Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club karya Muhammad Fahim Amin.

Analisa William G Carr

William G Carr adalah salah seorang mantan dinas rahasia Inggris dalam bukunya yang berjudul Yahudi Menggenggam Dunia mencoba untuk menguak konstelasi kekuatan terselubung yahudi yang telah nyata menggigit dunia barat dengan taring-taring mautnya.

Sebuah seruan penting dalam buku itu ditujukan kepada dunia akan adanya bahaya yang selalu mengintai dan berupaya menghancurkan peradaban dunia. Otto von Bismarzk, kanselir tangan besi Jerman menggambarkan adanya sebuah kekuatan yang tidak kelihatan, yang keberadaannya bisa dirasakan, dinamakan Imponderabilia, artinya tidak bisa dibayangkan.

Giuseppe Mazzini, seorang nasional Republik Italia (1805-1872) berkata kepada Dr. Prindostein, “Kami ingin bisa menghadapi setiap bahaya, tapi di sana terdapat bahaya terselubung yang mengintai kita. Dari mana bahaya itu datang, dan di mana sembunyinya, tak seorang pun yang tahu. Sebab bahaya itu adalah perkumpulan rahasia yang tersusun rapi. Bahkan orang yang telah lama terjun ke dalam organisasi itu juga tidak bisa mengetahuinya secara pasti.” Dengan kata lain, orang kristen yang mau diperintah oleh penguasa yang mengabdi untuk kepentingan yahudi adalah penganut yesus yang bodoh dan jahat.

Dalam bukunya “Hakikat Protokol Zion”, Gregory Bostonick membuat karikatur orang yahudi sebagai seekor ular setang yang melingkari eropa. Sedang pandangan matanya mengincar konstantinopel (Istanbul). Namun ular setan itu tidak berhasil, karena turki diperintah oleh Bani Utsmani. Baru pada saat pemerintahan Mustafa Kamal Attaturk, seorang yahudi yang nongol memerintah tangan besi, dan ular setan tersebut berhasil menguasai istanbul, kemudian palestina.

Pada saat itu Amerika juga terancam bahaya besar, karena jenis bangsa Yahudi yang paling jahat telah datang membanjiri Amerika Serikat siang dan malam tak pernah berhenti. Banyak kantor yahudi internasional yang sengaja memalsukan dokumen perjalanan untuk orang-orang yahudi itu. Mayoritas imigran yahudi di New York menyamar sebagai bangsa Polandia (Polish), atau Rusia atau Irlandia. Tangan tersembunyi itu membantu setiap dedengkot yahudi yang menentang ajaran kristen di Amerika, seperti dukungan kepada kaum Rasionalisme yang dicetuskan oleh Baruch Spinoza, seorang yahudi tulen.

Lebih jauh William G Carr dalam bukunya itu menelusuri hakikat rahasia tangan terselubung kekuatan yahudi yang berotak tengik itu. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan apabila banyak para tokoh agama, penulis, dan politisi bersikap pura-pura tidak mengetahui permasalahan yang pada hakikatnya mereka telah terperangkap dan turut serta memperkokoh gila yang berkepanjangan itu.

Boleh jadi buku yang ditulis William G Carr itu bukanlah isapan jempol, melainkan benar-benar terbukti mengenai lobi zionis yang sekarang jumlahnya hampir mencapai 82% dari penduduk dunia. Hebat nian lobi yahudi merejalela di mana-mana dan meletakkan paham ateisme untuk menghancurkan bangsa lain selain yahudi (gentiles), yaitu dengan menyalakan api peperangan dan pembunuhan massal (genocide), pemberontakan dan membentuk organisasi “teroris” berdarah dingin, di samping menghancurkan pemerintahan yang berasas prinsip kemanusiaan.

Persekongkolan yahudi terhadap dubia kristen yang demikian itulah yang terkenal dengan sebutan masa pasca Perang Dunia III, tidak ada ungkapan yang paling tepat, kecuali Jenderal Pyke dan surat yang ditulisnya sendiri kepada Mazzini tanggal 15 Agustus 1865. Surat itu hingga kini masih tersimpan di Museum London Inggris. Teks surat itu berbunyi sebagai berikut:

“Kami akan melepas ikatan kelompok pengacau dan ateis, agar bisa berbuat sekehendak hati. Kami akan mengadakan kerusuhan sosial yang menggemparkan, sehingga seluruh dunia tahu, bahwa akibat dari ateisme mutlak adalah lahirnya kebrutalan dan pertumpahan darah. Pada saat itulah tidak ada jalan lagi bagi umat manusia di setiap penjuru bumi untuk menyelamatkan diri dari jenis manusia minoritas yahudi itu. Kemudian menyusul para pemeluk kristen akan kehilangan kepercayaan mereka terhadap agama yang dianutnya. Mereka akan sangat membutuhkan ideologi. Saat itulah mereka akan melihat cahaya sejati, yaitu ketika ideologi setan yahudi itu tersingkap, maka mata dunia menjadi terbelalak menyaksikan kebobrokan moral bangsa yahudi yang secara terang-terangan mengajak umat manusia untuk menghancurlumatkan seluruh agama sebagaimana kristen telah menhancurkan agamanya sendiri.”

Lagi-lagi William G Carr menyebut yahudi sebagai motivator kejahatan sebab merekalah sebenarnya yang menjadi ujung tombak meletusnya Perang Dunia III. Benturan zionisme politik dengan pemimpin muslim yang dianggapnya sebagai kekuatan setan itu. Ancaman ini punya sasaran untuk menghancurkan dunia Islam berikut akidah umatnya, dengan melibatkan zionisme politik dan negara israel ke dalam kancah peperangan sepanjang pejalanan sejarah umat manusia. Jaringan yahudi internasional akan menjebak seluruh negara di dunia supaya terseret dalam kancah peperangan, yang akan menghancurkan berbagai sektor kehidupan terpenting.

Dan untuk menghancurkan aqidah islamiyah, maka mereka menempuh sasaran yang pertama adalah kekuatan jahat yahudi itu dengan giat-giatnya mengadakan konspirasi besar-besaran di Timur Tengah, Timur Dekat, dan negara Timur lainnya. Langkah ini merupakan rangkaian dari satu rencana gila untuk mewujudkan kehendak bangsa yahudi, yaitu bangsa yang layak dimuliakan Tuhan.

Untuk mewujudkan impiannya itu mereka bersikeras untuk merekrut seluruh jaringan militer, politik, maupun sektor ekonomi. Maka tidaklah aneh kalau panglima perang belanda Williem of Orange yang berhasil menaiki singgasana kerajaan Inggris telah membawa negaranya ke lembah hutang sebesar1.250.000 poundsterling dari pemilik modal yahudi internasional.

Dalam jangka waktu 4 tahun, hutang nasional Inggris yaitu sejak tahun 1694-1698, melonjak dari 1.250.000 poundsterling menjadi 16 juta poundsterling. Ini diakibatkan keterlibatan Inggris dalam berbagai peperangan di Eropa. Kemudian kekuatan konspirasi internasional menggelar jeratnya lebih jauh lagi, dengan menyalakan api peperangan, yang dalam sejarah Eropa dikenal dengan Peperangan Spanyol Berkepanjangan. Pada tahun 1701 Duke of Malbour terpilih sebagai panglima angkatan bersenjata Belanda.

Kronologis sejarah menunjukkan ketika meletus Revolusi Perancis tahun 1789, bagaimana Inggris bisa terjerembab dalam lilitan hutang mencapai 885 juta poundsterling pada tahun 1815. Ada pun tahun 1945 hutang tersebut mencapai angka mengerikan yaitu 22.503.532.372 poundsterling. Sedang jumlah bunga yang harus dibayar pada tahun 1945-1946 mencapai angka 445.447.841 poundsterling.

Prediksi Dr Majid Kailany

Dr. Majid Kailany dalam bukunya Bahaya Zionisme terhadap Dunia Islam lebih menitikberatkan pada upaya-upaya zionisme untuk menguasai dunia melalui tangan-tangan pimpinan negara dari tinjauan ayat-ayat al-Quran secara apologitik. Ini bukan sekadar interpretasi hipotesis lantaran yang kita yakini dalam al-Quran. Tetapi apa yang telah disinyalir dalam al-Quran itu telah menjadi bukti kenyataan.

Praktik kotor kaum yahudi untuk menghancurlumatkan semua agama yang ada di dunia sudah tidak diragukan lagi. Namun berbarengan dengan rencana itu, ternyata mereka juga punya rencana lain yang lebih efektif memorakporandakan asas-asas masyarakat yang beradab dengan jalan merusak akhlaq dan menghilangkan etika dan norma. Selengkapnya dari tujuan itu telah tertera dalam protokolat zionis no 9:

“Kita telah dapat menipu generasi baru selain generasi yahudi. Mereka telah dapat kita rusak dengan banyak virus yang mengerumuni otak mereka. Virus telah kita sebarkan lewat pengajaran tentang doktrin maupun hasil pemikiran kita yang sudah kita palsukan sebelumnya. Oleh karena yang mendikte mereka adalah kita sendiri, maka kita pun dapat melihat hasilnya yang gemilang. Mereka menelan apa yang kita suapkan tanpa harus banyak mengunyah, atau kalau ada hanya ralat sedikit dari mereka. Kita dengan mudah mengganti dengan memberikan penafsiran yang kita buat untuk mengubah segala bentuk peraturan dan hukum yang mereka miliki sebelumnya.”

Estimasi terhadap protokolat zionisme itu telahdapat dibuktikan kebenarannya dalam lembaran sejarah. Apabila muncul aliran ilmu atau filsafat, maka yahudilah yang ada di belakangnya. Dengan cekatan mereka meloncat melahirkan ilmu baru. Mereka secara tangkas mengisi lembaran-lembaran disiplin ilmu pengetahuan, hingga sadar atau tidak, pencetus ide-ide itu telah meracuni fikrah masyarakat berikut meruntuhkan sendi-sendi agama, dan sebagai klimaksnya adalah mengangkat dan meninggikan nilai-nilai keyahudiannya. Paham sesat ini justru diterima secara aklamasi oleh para intelektual dan penyeru kebatilan di kawasan negeri-negeri muslim. Bahkan mereka dengan terus terang memberikan ilustrasi bahwa peradaban baratlah sumber segala kemajuan intelektual yang beradab.

Sebagai bukti nyatanya adalah Darwin dengan teori evolusinya menyatakan manusia berasal dari kera. Herannya, teori ini dalam waktu yang relatif singkat telah menyebar di berbagai kawasan, yang justru diterima secara aklamasi oleh orang-orang Eropa. Karl Marx dan Sartre berupaya untuk mencundangi sampai akar-akarnya paham pemikiran yang masih berpijak pada aturan agama. Program jahat itu sebagaimana yang tertera dalam protokolat zionisme 2:

“Perhatikanlah keberhasilan Darwin dan Nietsche yang telah mengikuti paham kita sebelumnya.”

Akibatnya nyaris mengenaskan, karena Eropalah yang menjadi ajang percobaan dan mereka berhasil mengguncangkan nilai-nilai ruhaniah dan nilai agama; seperti halnya yang kita saksikan sebelum abad terakhir ini.

Maka wajarlah kalau mereka dengan mudahnya menyelundupkan ide-ide pornoisme yang brutal yang menjurus kepada revolusi kelamin yang ingar-bingar. Inilah beberapa sutradara yahudi yang berperan penting di balik layar sejarah umat manusia:

  1. Yahudi Darwin, di balik teori evolusinya yang ingkar akan kebesaran Tuhan dalam mencipta makhluk-Nya.
  2. Yahudi Karl Marx, di balik ide komunisnya yang menghancurkan akhlak dan agama.
  3. Yahudi Durkheim, ia bekerja di balik ilmu pengetahuan sosial yang dapat menghilangkan adat istiadat keluarga, dengan menggantinya dengan hal yang sama sekali baru.
  4. Yahudi Sartre, di balik eksistensialismenya.
  5. Yahudi Sigmund Freud, di balik psikologinya, yang menganggap semua kecenderungan, etika maupun agama dan akhlak keluarga kepada apa yang dinamakan represi seksual dan sebagainya, agar dapat menghilangkan kesucian hidup berkeluarga dan bermasyarakat yang sesuai dengan kehendak Khaliknya.

Dan teori-teori di atas jelaslah bahwa pada akhirnya teori-teori tersebut menjadi racun yan gamat berbahaya. Menyesatkan dan menggilas serta banyak di kalangan intelektual Muslim yang keblinger dengan teori yang menyesatkan itu.

Racun zionis itu pun mencapai titik kulminasi ketika memasuki benteng-benteng peradaban dunia Islam sejak abad ke-19 dengan berbagai macam ragamnya. Kadang mengatasnamakan orientalis, atau misi Salibisme atau misi kebudayaan, atau juga menumpang misi beasiswa yang diselipkan atas nama pertukaran mahasiswa. Dan banyak cara lagi yang dipakai oleh para pembela zionis sebagai media penyebarluasan teori-teorinya yang amat berbisa. Hal-hal yang mendukung penetrasi itu adalah kebekuan pola pikir Islami di masa lalu yang cenderung berputar-putar pada masalah taqlid buta. Dan juga disebabkan karena faktor terputusnya kaum intelektual dari al-Quran-ul-Karim. Hal itu akhirnya membawa kelemahan dalam kepribadian negara-negara Islam untuk menyaring apa saja yang datang dari Barat. Karena lemahnya sistem filter negara-negara Islam menghadapi arus gelombang dahsyat peradaban Barat, maka seperti yang terlihat, apa yang disuapkan oleh agen-agen zionis mereka telan mentah-mentah.

Yahudi dan Gerakan

Bukanlah persoalan yang rahasia lagi, lobi yahudi berpengaruh besar dalam kompleksitas dan intrik politik di gedung putih dan kongres Amerika Serikat. Maka dari paparan-paparan di atas jelaslah bahwa yahudi merupakan sindikat kejahatan yang terus menghembuskan doktrin usangnya “Menghalalkan segala cara” untuk meraih tujuannya yang paling akhir yaitu menguasai seluruh dunia. Dan semacam apa pula kekuatan zionis yang kadang kala digambarkan sebagai seekor ular yang berbisa itu? Lalu apa pula keterkaitannya dengan freemasonry dan rotary club?

Untuk itulah pada pembabagan yang terakhir ini penulis mencoba mengangkat tulisan Muhammad Fahim Amin dalam buku Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club yang dalam premis tulisan ini telah penulis sebutkan.

Sebenarnya antara freemasonry dan rotary club menurut Muhammad Fahim Amin mempunyai tujuan sejiwa. Pada awalnya seperti yang tertera dalam ayat keempat dari kandungan protokol yang disusun oleh para sesepuh zionisme di Bazel, freemasonry bertujuan:

  1. menghancurkan berbagai bangsa dan menguasai negara-negara non-Yahudi (negara goyim)
  2. mengibarkan bendera Israel dan mendirikan Haikal Sulaiman di bekas reruntuhan Masjidil Aqsa
  3. mendirikan negara yahudi internasional untuk menguasai seluruh dunia.

Tujuan itulah pada awalnya, namun di balik itu semua ternyata freemasonry mempunyai tujuan yang lebih parah lagi. Dan tujuan final dari mereka ialah untuk mewujudkan tujuan pokok zionisme, yaitu:

  1. membereskan ketidaksenangan bangsa-bangsa non-yahudi (goyim) terhadap orang-orang yahudi
  2. menghimpun penjelasan dan sekaligus menyingkap arah pendapat umum
  3. memasukkan sebagian pola pikir untuk menjauhkan agama dan negara dari penguasa
  4. memasukkan pengaruh terhadap ketetapan politik, ekonomi, sosial dan budaya di seluruh dunia
  5. mengerahkan orang-orang bayaran dan menyebarkan mata-mata

Untuk mewujudkan tujuan-tujuan yang ilegal di atas, freemasonry menggunakan berbagai makar, alasan, kebohongan dan sarana yang ilegal juga, dengan semboyan: “tujuan menghalalkan segala cara”. Inilah tujuan akhir dari gerakan freemasonry, sebuah gerakan yahudi yang cukup tenar di seluruh belahan bumi manapun.

Selanjutnya rotary club demi merealisasikan dari tujuan finalnya juga menempuh jalan ilegal. Club-club rotary menempuh berbagai jalan yang sangat unik dan riskan. Setidaknya cara-cara yang mereka tempuh itu dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut:

  1. Pengelompokan anggota. Hal ini dimaksudkan untuk menyaring orang-orang yang berprofesi untuk ditempatkan pada satu bidang khusus. Bidang-bidang yang dimaksud adalah sektor yang paling potensial, seperti: politik, sosial, ekonomi atau budaya suatu negara. Maka dari bidang terpenting itulah mereka akan bisa berhasil dengan gemilang apabila telah mampu menguasainya.
  2. Pertemuan-pertemuan mingguan. Cara ini dilakukan guna mengadakan pertemuan demi menjalin hubungan yang erat di antara sesama anggotanya. Kemudian mereka saling melaporkan mengenai tugas dan misinya. Sehingga dengan begitu akan bisa dipantau sejauh mana keberhasilan dalam menjalankan tugas dan misinya, kemudian dilaporkan kepada rotary internasional.
  3. Laporan secara beruntun, artinya laporan ini dibuat guna melaporkan hal-hal yang dianggap paling dominan seperti pengumpulan informasi, spionase, dan pengerahan orang-orang bayaran. Untuk itu pada kerangka ini rotary internasional lebih memprioritaskan orang-orang elite, pemuka agama, diplomat, konsul, dan orang-orang berprofesi lainnya. Hal ini ditempuh secara ilegal pula.
  4. Kongres dan pertemuan internasional.
  5. Santunan dan pertukaran kunjungan.

Komplitnya, tujuan final dari gerakan freemasonry dan rotary club adalah mengembalikan bangunan haikal sulaiman I yang terletak di masjidil aqsha, daerah al-Quds yang diduduki Israel, mengibarkan bendera israel serta mendirikan pemerintahan zionis internasional, sebagaimana yang telah dituangkan dalam protokol cendekiawan zionis.

Khatimah

Akhirnya, berbagai keserakahan yahudi telah nyata digelar di mata dunia. Dan negara-negara Islamlah yang menjadi incaran yang paling utama. Untuk itu, sudah selayaknya apabila masyarakat internasional membuka mata lebar-lebar dan PBB sebagai lembaga perdamaian dunia hendaklah bersegera untuk menghentikan ulah kekuatan terselubung itu. Timur Tengah,Timur Jauh, Amerika Latin, dan negara-negara Blok Barat maupun Blok Timur kini telah menjadi kancah pertikaian regional, dan dihadapkan kepada berbagai krisis yang tak terpecahkan.

Sekarang ini dunia tengah bertanya-tanya mengenai konspirasi dalam perkembangan yang bakal terjadi di masa mendatang. Kekuatan terselubung itu telah mempersiapkan diri untuk menyulut dan memuntahkan dendamnya demi meletusnya Perang Dunia III. Perang ini jika benar-benar terjadi maka akan memakan korban yang tak terlintas sepanjang sejarah umat manusia.

Tepatlah firman Allah dalam QS. Al Maidah 82: “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang mempunyai permusuhan sangat hebat terhadap orang-orang beriman adalah orang yahudi.” Maka sudah sepantasnya kita mempersiapkan keimanan yang membaja untuk membendung kejahatan yahudi itu.

Wallahu a’lam bish-showab.

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s