Seruan untuk Mempertahankan Palestina


palestina
palestina (Photo credit: joseba m. arginzoniz martin)

Setelah pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Grand Imam Al-Azhar Ahmed El-Tayeb menegaskan bahwa Yerusalem (Al-Quds) bukanlah sekadar tanah yang ditempati, tetapi “tempat suci Islam dan Kristen.”

Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan itu, sang imam besar meminta kementerian pendidikan Arab untuk mempersiapkan kurikulum menyoroti nilai sejarah Yerusalem.

El-Tayeb juga mengecam pembangunan permukiman hanya untuk Yahudi yang sedang berlangsung di tanah Palestina, dan di Yerusalem pada khususnya, yang menunjukkan bahwa praktek tersebut merupakan suatu pelanggaran hukum internasional.

“Semua kelompok Palestina harus bersatu dalam menghadapi Zionis, yang berusaha untuk mencerabut semua warga Palestina dari Yerusalem dan Gaza,” tambahnya.

Menurut El-Tayeb, Abbas menyampaikan saran untuk mencapai rekonsiliasi Palestina, khususnya antara kelompok yang bersaing, Hamas dan Fatah, agar “menciptakan dasar di mana suatu kesepakatan dapat dicapai dengan Mesir sebagai mediator.”

Pada konferensi pers setelah pertemuan, Abbas menekankan “peran sentral” yang dimainkan oleh Al-Azhar Mesir dalam segala hal yang berkaitan dengan Yerusalem dan dunia Islam yang lebih luas.

Diterjemahkan dari sumber ini

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s