Ketika Akal Berjalan Sebagaimana Mestinya


Beberapa waktu yang lalu, media lokal maupun internasional memberitakan kebiasaan yang jarang dilakukan oleh pesepakbola kelas dunia, kecuali pesepakbola muslim yang taat. Ya, dia Cristiano Ronaldo yang berusaha menjauhi minuman beralkohol dan tidak mentato bagian tubuhnya sebagaimana dilakukan para pesepakbola dunia ketika sudah mencapai karir tertingginya.

Dikutip HamroFootball, belum lama ini, Ronaldo dikenal menjauhi minuman beralkohol untuk bisa tetap bugar. Pilihan itu ditempuhnya lebih karena ingin berdamai dengan masa lalunya.

Ternyata dibalik upayanya itu, CR7 (sapaan akrab Ronaldo) memang memiliki alasan yang logis. Alasan itu karena ayah Ronaldo, Jose Diniz Averio meninggal pada usia 52 tahun akibat terserang penyakit yang diakibatkan kegemarannya menenggak minuman keras. Kehilangan ayah yang dikenal gemar banting tulang karena berasal dari keluarga pas-pasan pada usia 20 tahun, membuatnya tidak ingin mengulang kesalahan bodoh ayahnya.

Karena itu, CR7 menghindari minuman alkohol dengan alasan tidak ingin rasa traumatiknya terulang gara-gara ditinggalkan ayah tercintanya.

Sisi lain yang menarik adalah Winger Real Madrid tersebut juga tidak mentato tubuhnya. Selain keputusannya untuk menghormati anugerah tubuh, dia ingin agar (dengan tidak mentato tubuhnya) bisa mendonorkan darahnya. Seperti dimuat di laman republika.co.id yang mengutip dari HamroFootball, CR7 mendonorkan darahnya setiap tahun dua kali.

CR7 seolah arogan di lapangan, namun itulah sisi positif yang ditunjukkan oleh pesepakbola yang gemar menyumbangkan hartanya kepada yang membutuhkan.

Mestinya, terketuklah hati kita umat Islam membaca berita ini. Betapa tidak, seorang non-muslim sadar akan kesehatan dan menghargai nikmat sehat yang dianugerahkan kepadanya. Sementara masih banyak kita jumpai saudara-saudara kita yang gemar minum-minuman keras sambil kongkow-kongkow.

Harusnya seorang muslim memiliki alasan ganda kenapa dia harus meninggalkan minuman keras atau minuman beralkohol.

Pertama, karena Allah mengharamkan khamr. Larangan Allah kepada manusia untuk meminum khamr atau minuman keras (alkohol) terdapat di dalam Al Qur’an Surat Al Maidah ayat 90:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Di dalam ayat itu sudah jelas bahwa Allah melarang kita meminum khamr. Khamr merupakan jenis minuman yang dapat memabukkan dan menghilangkan kesadaran seseorang yang meminumnya. Dan Alkohol termasuk ke dalam jenis khamr. Khamr diharamkan oleh Allah terhadap seorang muslim untuk memilikinya apalagi mengkonsumsinya.

Segala yang memabukkan berdasarkan sabda Rasulullah adalah haram. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda,

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Setiap yang memabukkan adalah khamr (termasuk khamr) dan setiap khamr adalah diharamkan”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Kedua, seorang muslim harus bisa menggunakan akalnya. CR7 saja bisa, kenapa kita tidak? Hargailah anugerah dari Allah berupa nikmat sehat. Nikmat yang belum tentu dirasakan oleh kita kapan saja. Allah mengharamkan alkohol tentu memiliki alasan yang jelas yaitu antara manfaat dan mudharatnya lebih banyak mudharatnya.

Wallahu a’lam bishshawwab.

Silakan berikan gagasan mengenai tulisan ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s