Blog

Adab Salam dalam Kehidupan Sehari-hari

"Orang Yahudi itu kaum pendengki. Dan tidak ada kedengkian mereka yang lebih besar selain kepada 'salam' (ucapan assalamu'alaikum) dan amin." Ucapan assalamu'alaikum adalah salah satu syi'ar Islam. Bahkan syi'ar yang satu ini termasuk yang paling populer di kalangan kaum Muslimin. Betapa tidak, dari anak kecil yang baru belajar bicara hingga orang tua yang mulai sulit … Continue reading Adab Salam dalam Kehidupan Sehari-hari

Iklan

Tujuh Langkah Menjernihkan Hati

Jika kita menatap kehidupan manusia sekarang ini, maka hati kita akan pilu. Mereka kebanyakan adalah manusia sipil, tetapi berkarakter militer. Mereka manusia yang sehat secara fisik tetapi ruhaninya sakit. Mereka memproklamirkan dirinya sebagai makhluk modern, tetapi miskin adab dan cenderung primitif. Merekalah makhluk yang tidak utuh, terbelah jiwanya (split personality), serta tidak pandai menjalani kehidupan … Continue reading Tujuh Langkah Menjernihkan Hati

Ada Hikmah di Balik Setiap Takdir

Bismillah wa shalatu was salamu 'ala rasulillah, amma ba'du Terkadang manusia harus menjalani ketentuan dan ketetapan yang dalam pandangan matanya terlihat pedih dan menyakitkan, jiwanya ikut membenci, sedih dan galau, lalu sampai pada suatu titik di mana ia berkesimpulan bahwa apa yang dialaminya merupakan takdir buruk dari Allah ta'ala kepada dirinya. Padahal tanpa diketahuinya. takdir … Continue reading Ada Hikmah di Balik Setiap Takdir

Merasa Tak Pantas Untuk Berdakwah

Bismillahirrahmanirrahim. Kutipan berikut kami ambil, semoga menjadi pengingat dan ajakan untuk kami. Semoga blog ini menjadi amalan kami dalam berdakwah melalui media internet, terlepas dari kekurangan-kekurangan yang kami miliki. Dan semoga ada faedahnya untuk pembaca yang budiman. Akan tetapi bila ia jujur dalam berdakwah, ikhlas dalam mengajak manusia kepada kebaikan,  maka sesungguhnya Allah menerima amal … Continue reading Merasa Tak Pantas Untuk Berdakwah

Pemuda Ansor, Jadilah Pembela Islam

Pada awal-awal berdirinya, Ansor, yang merupakan organisasi kepemudaan NU, selalu membela Islam dari penjajah dan musuh-musah Islam lainnya. Ansor dulu tidak pernah menjadi antek penjajah. KH. Wahid Hasyim pada acara reuni Pengurus Besar Ansor Nadlatul Ulama (nama lama GP Ansor) pada 14 Desember 1949 di Surabaya mengemukakan pentingnya membangun kembali organisasi Pemuda Ansor karena dua … Continue reading Pemuda Ansor, Jadilah Pembela Islam

Jangan Panggil Kami Ustadz!

Jangan panggil kami ustadz gara-gara di wajah kami tumbuh jenggotnya.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara pakaian kami tidak isbal.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara di jidat kami ada tanda hitamnya, bisa jadi itu karena kulit kami yang sensitif jika bersentuhan dengan benda keras (lantai tempat sujud).

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kadang kami pakai pecis.

al-Bandary

Jangan panggil kami ustadz gara-gara di wajah kami tumbuh jenggotnya.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara pakaian kami tidak isbal.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara di jidat kami ada tanda hitamnya, bisa jadi itu karena kulit kami yang sensitif jika bersentuhan dengan benda keras (lantai tempat sujud).

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kadang kami pakai pecis.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kami mengajak shalat berjama’ah di masjid.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kami kadang ngaji (tilawah Al-Qur’an) di tempat umum.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kami mengajak untuk datang kajian.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kami memberi sms motivasi nan islami.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara kami tidak berpacaran.

Jangan panggil kami ustadz gara-gara status facebook, twitter, blog kami yang kadang-kadang sok ‘alim.

Jangan panggil kami ustadz…

Jangan panggil kami ustadz, karena yang demikian belum tentu ustadz.

Ustadz paham ilmu agama secara mendalam dan mengajarkannya. Sedangkan kami? Kami hanyalah muridnya…

Lihat pos aslinya 40 kata lagi