Kata Mutiara Syeikh Ahmad Yassin

 

syeikh ahmad yassin
Syeikh Ahmad Yassin sewaktu hidup

Ahmad Ismail Yasin dilahirkan pada tahun 1938 di desa el Jaura pinggiran el Mijdal, selatan Jalur Gaza. Mengungsi bersama keluarganya ke Jalur Gaza setelah perang Palestina (nakbah) tahun 1948. Bersama para aktivis perlawanan Islam (Islamiyun) Palestina, beliau mendirikan organisasi perlawanan, Gerakan Perlawanan Islam “Hamas” – Palestina, di Jalur Gaza pada tahun 1987.

Senin subuh 22 maret 2004, adalah hari kebahagiaannya; syahid menemui kekasih tercintanya, setelah 3 rudal yang dilepaskan melalui helikopter Apache milik komplotan jahanam Zionis menghantam tubuhnya yang lumpuh total.

Almarhum tidak cuma pantas dikenang kegigihannya dalam melakukan perlawanan terhadap penjajah israel. Ucapannya pun tak bisa dilupakan. Banyak di antara ucapannya yang sangat menggugah.

Serangan itu adalah upaya kesekian kali untuk mengakhiri hidup figur kharismatik yang saban hari tak bisa lepas dari kursi roda itu. Tanggal 6 September 2003, rudal juga pernah ditembakkan ke arah syeikh yasin. Saat itu alamarhum ‘hanya’ luka tangan kanannya.

Kita ikhlaskan Syeikh Yassin menemui syahid. Insya allah akan muncul Ahmad Yasin-Ahmad Yasin berikutnya. “Hamas akan terus tumbuh, mengakar tidak saja di Palestina dan dunia Arab, tetapi bahkan di dunia.” Ujarnya suatu saat.

Lanjutkan membaca Kata Mutiara Syeikh Ahmad Yassin

Iklan